Jujur deh, seberapa sering kita merasa suntuk sama rutinitas? Bangun pagi, macet-macetan, kerja di depan layar sampai sore, pulang macet lagi, lalu ulangi besoknya. Kadang, rasanya kita butuh tombol “pause”. Kita butuh kabur sebentar, cari udara segar, lihat yang hijau-hijau, atau sekadar makan enak di tempat yang suasananya beda.
Kabar baiknya, kita—terutama yang tinggal di area Jabodetabek dan sekitarnya—punya “halaman belakang” yang luar biasa indah bernama Jawa Barat.
Jawa Barat itu unik. Dia dekat, tapi bisa terasa sangat jauh dari hiruk pikuk kota. Dia punya segalanya. Mau gunung yang dinginnya bikin menggigil? Ada. Mau pantai dengan ombak yang dramatis? Banyak. Mau wisata kuliner sampai perut begah atau sekadar bengong di pinggir danau? Semua tersedia.
Artikel ini nggak akan jadi daftar kaku ala buku telepon. Anggap saja ini obrolan santai tentang kenapa Tanah Pasundan ini selalu bikin kita kangen untuk balik lagi, lagi, dan lagi. Yuk, kita jalan-jalan virtual dulu.
Kita mulai dari yang paling klasik: Bandung dan sekitarnya. Ada alasan kenapa setiap long weekend, plat B berbondong-bondong menyerbu kota ini, meskipun tahu bakal macet di tol.
Bandung itu seperti mantan yang ngangenin. Macetnya nyebelin, tapi suasananya selalu bikin ingin kembali.
Kalau ke arah utara, Lembang adalah rajanya. Dulu, orang ke Lembang tujuannya satu: Gunung Tangkuban Perahu. Sampai sekarang pun, pemandangan kawahnya yang ngebul dengan legenda Sangkuriang di baliknya masih tetap magis. Apalagi kalau pas lagi sepi dan kabut turun, suasananya beda banget.
Tapi Lembang sekarang udah beda. Dia jadi pusatnya tempat-tempat lucu buat konten media sosial. Mulai dari yang ala-ala Eropa di Farmhouse, sampai yang bernuansa Jepang di The Great Asia Africa. Kalau kamu tipe yang liburan itu harus ada stok foto bagus buat sebulan ke depan, Lembang adalah surganya.
Tapi kalau saya pribadi, lebih suka melipir sedikit ke daerah Cikole. Masuk ke hutan pinusnya, gelar tikar, atau sekalian camping ceria. Udaranya itu, lho. Bau getah pinus campur udara dingin pagi hari adalah terapi terbaik buat paru-paru kota.
Kalau Lembang terasa terlalu ramai, coba belok ke selatan, ke arah Ciwidey. Vibe-nya beda. Jalannya lebih berkelok, melewati perkebunan teh yang kayak karpet hijau raksasa digelar di bukit. Buka jendela mobil, dan biarkan angin dingin nampar muka. Itu rasanya… priceless.
Primadonanya jelas Kawah Putih. Tempat ini surealis banget. Tanah kapur putih, air danau berwarna toska yang kadang berasap, pohon-pohon cantigi yang kering menghitam. Rasanya kayak bukan di Indonesia. Kalau kesini pagi-pagi banget, suasananya sunyi dan mistis.
Jangan lupa mampir ke Ranca Upas. Ini tempat favorit buat yang bawa anak kecil (atau kita yang berjiwa anak kecil). Ngasih makan rusa-rusa yang jinak langsung dari tangan itu pengalaman sederhana yang bikin happy. Dan kalau sempat, cobain glamping (glamorous camping) di pinggir danaunya. Bangun pagi disambut kabut di atas air danau itu rasanya damai banget.
Buat kamu yang merasa, “Ah, Bandung mah udah biasa, kurang menantang,” mari geser sedikit. Jawa Barat punya sisi lain yang lebih liar dan menawan.
Dulu banget, Charlie Chaplin pernah bilang Garut itu “Swiss van Java”. Dan dia nggak salah. Garut itu dikepung gunung-gunung gagah.
Kalau kamu pengen ngerasain naik gunung tapi belum pede yang terlalu ekstrem, cobain deh Gunung Papandayan. Jalurnya relatif ramah buat pemula. Tapi pemandangannya? Juara. Kamu bakal jalan ngelewatin kawah yang masih aktif bergemuruh, terus sampai ke Hutan Mati yang eksotis banget buat foto-foto, dan akhirnya sampai di Tegal Alun, padang edelweis yang luas.
Capek turun gunung? Garut punya penawar terbaik: Cipanas. Berendam di air panas alami dengan pemandangan gunung yang baru aja kamu daki itu rasanya otot-otot langsung bilang “terima kasih”.
Cianjur itu sering cuma dilewatin kalau orang mau ke Bandung via Puncak. Padahal, Cianjur Selatan menyimpan harta karun.
Pernah lihat foto air terjun raksasa yang viral di medsos belakangan ini? Itu Curug Citambur di Cianjur Selatan. Perjalanannya memang butuh usaha ekstra, jalannya menantang. Tapi begitu sampai… wow. Air terjun setinggi seratus meter lebih tumpah di depan mata. Suara gemuruhnya, hempasan uap airnya yang bikin basah kuyup meski berdiri jauh, dikelilingi tebing hijau yang masif. Di situ kita baru sadar betapa kecilnya kita di hadapan alam.
Bosan sama gunung dan pengen lihat air asin? Pantai di Jawa Barat itu bukan tipe pantai tenang dengan pasir putih halus kayak di Bali atau Lombok. Ini pantai selatan, bro. Ombaknya ganas, karangnya kokoh, dan suasananya dramatis.
Kalau kamu punya jiwa petualang sejati, arahkan kendaraanmu ke Sukabumi, menuju Geopark Ciletuh. Ini tempat gila banget, sih. Bayangkan sebuah teluk raksasa berbentuk tapal kuda yang dikelilingi tebing purba.
Coba naik ke Puncak Darma. Dari atas sana, pemandangannya luar biasa. Kamu bisa lihat laut lepas, sawah-sawah penduduk, pulau-pulau kecil, dan garis pantai yang melengkung indah. Di dalam kawasan ini juga ada belasan air terjun keren. Salah satunya Curug Awang, yang sering disebut “Niagara Mini” karena bentuknya yang melebar. Ciletuh itu paket lengkap: gunung, rimba, laut ada semua.
Siapa sih yang nggak punya kenangan masa kecil di Pangandaran? Ini pantai sejuta umat. Uniknya Pangandaran itu, karena bentuknya tanjung, kamu bisa lihat sunrise di Pantai Timur dan sunset di Pantai Barat di hari yang sama.
Tapi kalau ke Pangandaran sekarang, jangan cuma main pasir. Coba deh ke Green Canyon (Cukang Taneuh). Lupain dulu naik perahunya doang, cobain body rafting-nya. Kamu bakal diajak berenang menyusuri sungai berwarna hijau toska, diapit tebing batu tinggi yang ditumbuhi pepohonan rimbun. Ada bagian di mana kamu harus loncat dari batu ke sungai. Seru dan nagih banget!
Kadang kita lupa kalau Jawa Barat itu luas. Di bagian timur, suasananya udah agak beda. Bahasanya udah campur Jawa-Sunda, makanannya juga beda.
Cirebon itu kota yang menarik. Panas, iya, namanya juga kota pelabuhan. Tapi sejarahnya kaya banget. Jalan-jalan ke Keraton Kasepuhan itu kayak masuk mesin waktu. Arsitekturnya unik, campuran bata merah Majapahit, ukiran Sunda-Jawa, sama keramik Tiongkok dan Eropa nempel di temboknya.
Terus ada Gua Sunyaragi. Ini tempat paling aneh tapi keren. Bukan gua beneran, tapi taman air buat sultan meditasi yang dibangun dari batu karang. Bentuknya surealis banget, kayak ada di film fantasi.
Dan yang paling penting: makanannya! Empal gentong yang gurih, nasi jamblang dengan lauk pauk yang digelar di atas meja, tahu gejrot yang pedas nampol. Cirebon itu destinasi wajib buat pecinta kuliner.
Kalau Cirebon terlalu panas, melipir sedikit ke selatan, ke Kuningan. Karena letaknya di kaki Gunung Ciremai (gunung tertinggi di Jabar), udaranya sejuk.
Kuningan lagi naik daun banget nih tempat wisatanya. Ada Telaga Biru Cicerem yang viral karena airnya jernih banget sampai ikan-ikan mas di dalamnya kelihatan jelas kayak di akuarium. Ada juga daerah Palutungan yang isinya hutan pinus, air terjun, dan tempat-tempat glamping hits dengan pemandangan kerlap-kerlip kota di malam hari.
Nulis dua ribu kata soal Jawa Barat itu rasanya masih kurang. Kita belum ngomongin Sentul yang jadi favorit pesepeda, belum bahas Bogor dengan Kebun Rayanya yang legendaris, atau potensi wisata industri di Bekasi dan Karawang.
Poinnya adalah, kita beruntung banget tinggal dekat dengan provinsi ini. Jawa Barat itu oase. Dia adalah tempat kita lari ketika otak udah ngebul sama kerjaan. Nggak perlu cuti panjang, nggak perlu tiket pesawat mahal. Cukup modal bensin full tank dan semangat buat eksplorasi.
Jawa Barat itu luas dan pilihannya banyak banget sampai kadang bingung mau kemana. Mau yang santai ada, yang ekstrem ada. Mau yang murah meriah ada, yang luxury juga banyak.
Nah, biar nggak bingung dan nggak salah pilih tempat—karena kan sayang udah jauh-jauh ternyata tempatnya nggak sesuai ekspektasi atau ternyata lagi tutup—kita butuh panduan yang bener. Daripada cuma ngandelin “katanya-katanya” di grup WhatsApp keluarga, mending cari info yang valid.
Buat urusan ini, saya sangat merekomendasikan kamu buat sering-sering nengok infojawabarat.com. Serius deh, ini ngebantu banget. Mereka punya kurasi tempat wisata yang oke, info rute, sampai rekomendasi kuliner tersembunyi yang mungkin belum banyak orang tahu. Jadi sebelum gaspol liburan akhir pekan nanti, coba deh intip dulu websitenya biar rencana liburan kamu di Tanah Pasundan makin paripurna. Selamat berlibur!
Membeli mobil adalah keputusan besar yang membutuhkan pertimbangan matang. Tidak hanya soal merek dan model, tetapi juga kenyamanan, kebutuhan jangka panjang, serta kemampuan finansial. Banyak orang terburu-buru mengambil keputusan, padahal sedikit persiapan bisa membuat pengalaman membeli mobil jauh lebih menyenangkan.... selengkapnya
Bandung – Honda BR-V mulai banyak dilirik oleh keluarga urban di Kota Bandung yang membutuhkan kendaraan serbaguna dengan tampilan sporty. Mobil berjenis SUV kompak ini dinilai cocok untuk penggunaan harian di perkotaan sekaligus perjalanan akhir pekan bersama keluarga. Dalam beberapa... selengkapnya
Bandung – Mitsubishi Xpander semakin banyak terlihat di jalanan Kota Bandung dan sekitarnya. Mobil keluarga berjenis MPV ini kian diminati sebagai alternatif bagi masyarakat yang menginginkan kenyamanan lebih, khususnya untuk penggunaan harian dan perjalanan bersama keluarga. Sejak pertama kali diperkenalkan,... selengkapnya
Belum ada komentar